
MTsN 3 Rembang mengadakan upacara bendera untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Selasa (1/10) di Lapangan Upacara Madrasah. Kegiatan ini diadakan sebagai penghormatan atas bangkitnya Pancasila dari ancaman dalam negeri yang terjadi setelah tragedi G30S/PKI pada 30 September 1965.
Persiapan upacara telah dilakukan beberapa hari sebelumnya dengan melibatkan seluruh Dewan Galang dari kelas VIII sebagai petugas upacara. Di bawah bimbingan Nurullaili F. dan M. Nur Achdi S., petugas upacara mendapatkan pelatihan yang intensif sehingga upacara dapat berlangsung dengan lancar dan tertib.
Yuni Dewi Lestari, Kepala MTsN 3 Rembang, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan pidato singkat tentang pentingnya sejarah perjuangan Pancasila dalam menghadapi ancaman ideologi yang pernah mengguncang bangsa. Dalam pidatonya, Yuni Dewi Lestari mengajak para siswa untuk merenungkan apakah nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka.
“Marilah kita memastikan bahwa kita selalu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan kita. Tidak perlu yang besar, mulai saja dari hal kecil seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua, dan jujur kepada bapak/ibu guru,” ujarnya di hadapan seluruh siswa dan Guru Tenaga Kependidikan (GTK).
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober untuk mengenang kekuatan dan keteguhan bangsa dalam mempertahankan ideologi negara dari ancaman komunisme. Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan dan korban peristiwa yang dikenal sebagai G30S/PKI, di mana tujuh jenderal TNI dibunuh oleh Partai Komunis Indonesia pada malam 30 September 1965.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita semua bahwa setiap upaya untuk menggantikan atau merongrong ideologi negara harus dilawan dan ditumpas. MTsN 3 Rembang berharap melalui upacara ini, seluruh warga madrasah semakin memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Journalist-Editor: MTAI
